Penjual Ayam Geprek di Labuan Bajo Sukses Antar Klub Sepak Bola NTT ke Popnas 2023

Penelusuran Hindiatimes.com, di luar kesibukannya pada dunia sepak bola, Pelatih berkepala plontos dengan nama lengkap Adrianus Patrick Domal itu, ternyata juga seorang pengusaha kuliner ayam geprek di Labuan Bajo.

Penjual Ayam Geprek di Labuan Bajo Sukses Antar Klub Sepak Bola NTT ke Popnas 2023
Patrick Domal. Foto: Dok. Pribadi

KUPANG, Hindiatimes.com– Di tengah masyarakat NTT larut dalam euforia El Tari Memorial Cup (ETMC) 2022 yang tengah berlangsung di Kabupaten Lembata, kini masyarakat NTT disuguhkan berita gembira dari Kalimantan Timur.

Tim Sepak Bola NTT dinyatakan resmi berlaga dalam Popnas di Sumatera Selatan (Sumsel) pada 2023 nanti.

Baca Juga: Jadi Tuan Rumah PON 2028, Ini Pesan Wagub Josef untuk Masyarakat NTT

Kabar gembira ini setelah Tim Sepak Bola dinyatakan lolos dalam Prapopnas, Samarinda, Kalimantan Timur baru-baru ini.

Lolosnya Tim Sepak Bola NTT menuju Popnas 2023, tidak terlepas dari nama besar Sang Pelatih, Patrick Domal bersama asisten pelatih, Ibnu Sanda.

Pelatih muda bertangan dingin asal Manggarai Barat itu sukses mengasuh para pemain pilihan NTT dari berbagai Kabupaten dalam laga Prapopnas Kalimantan Timur baru-baru ini.

Meski namanya kini viral setelah sukses mengantarkan Tim Sepak Bola NTT ke Popnas 2023 nanti, namun publik NTT nampaknya masih penasaran dengan sosok Patrick.

Sosok Patrick Domal memang belum terlalu familiar bagi masyarakat NTT, meski memiliki segudang pengalaman di ajang Liga 1 Indonesia.

Sebelum pulang ke NTT dan menjadi Pelatih Tim Sepak bola NTT, Patrick pernah memperkuat klub-klub raksasa di Indonesia, baik klub asal Pulau Jawa maupun Papua.

Ia diketahui lama bermain untuk PS Sleman Yogyakarta sejak 2007 dengan nomor punggung 13.

Selain PS Sleman, Patrick juga pernah bermain untuk PERSIH Tembilahan, PPSM Magelang, PERSIBA Bantul, PPSM Magelang, PERSEMAN Manokwari, PSGC Ciamis, PSCS Cilacap.

Di NTT, Patrick pernah memperkuat Persim Manggarai dan menjadi juara El Tari Memorial Cup (ETMC) tahun 2005 di Ruteng, Manggarai.

Pada tahun 2013, Ia membawa tim Persamba Manggarai Barat menjadi juara ETMC.

Sementara pada ETMC 2019 di Kabupaten Malaka, Patrick didaulat sebagai pelatih Persamba dan sukses meraih juara II.

Penelusuran Hindiatimes.com, di luar kesibukannya pada dunia sepak bola, Pelatih berkepala plontos dengan nama lengkap Adrianus Patrick Domal itu, ternyata juga seorang pengusaha kuliner ayam geprek di Labuan Bajo.

Usaha kuliner ini mulai digarapnya setelah pada tahun 2017, Ia ‘menggantungkan sepatu’ sebagai pemain bola profesional dan pulang ke Labuan Bajo untuk memulai usahanya tersebut.*